Sunday, November 11, 2012

Tentang Telur Asin

Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memilik rasa yang lezat, mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Selain itu telur mudah diperoleh dan harganya murah. Telur dapat dimanfaatkan sebagai lauk, bahan pencampur berbagai makanan, tepung telur, obat, dan lain sebagainya. Telur terdiri dari protein 13 %, lemak 12 %, serta vitamin, dan mineral. Nilai tertinggi telur terdapat pada bagian kuningnya. Kuning telur mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan serta mineral seperti : besi, fosfor, sedikit kalsium, dan vitamin B kompleks. Sebagian protein (50%) dan semua lemak terdapat pada kuning telur. Adapun putih telur yang jumlahnya sekitar 60 % dari seluruh bulatan telur mengandung 5 jenis protein dan sedikit karbohidrat. Kelemahan telur yaitu memiliki sifat mudah rusak, baik kerusakan alami, kimiawi maupun kerusakan akibat serangan mikroorganisme melalui pori-pori telur. Oleh sebab itu usaha pengawetan sangat penting untuk mempertahankan kualitas telur. Telur akan lebih bermanfaat bila direbus setengah matang dari pada direbus matang atau dimakan mentah. Telur yang digoreng kering juga kurang baik, karena protein telur mengalami denaturasi/rusak, berarti mutu protein akan menurun. Macam-macam telur adalah : telur ayam (kampung dan ras), telur bebek, puyuh dan lain-lain. Kualitas telur ditentukan oleh : 1) kualitas bagian dalam (kekentalan putih dan kuning telur, posisi kuning telur, dan ada tidaknya noda atau bintik darah pada putih atau kuning telur) dan 2) kualitas bagian luar (bentuk dan warna kulit, permukaan telur, keutuhan, dan kebersihan kulit telur). Umumnya telur akan mengalami kerusakan setelah disimpan lebih dari 2 minggu di ruang terbuka. Kerusakkan tersebut meliputi kerusakan yang nampak dari luar dan kerusakan yang baru dapat diketahui setelah telur pecah. Kerusakan pertama berupa kerusakan alami (pecah, retak). Kerusakan lain adalah akibat udara dalam isi telur keluar sehingga derajat keasaman naik. Sebab lain adalah karena keluarnya uap air dari dalam telur yang membuat berat telur turun serta putih telur encer sehingga kesegaran telur merosot. Kerusakan telur dapat pula disebabkan oleh masuknya mikroba ke dalam telur, yang terjadi ketika telur masih berada dalam tubuh induknya. Kerusakan telur terutama disebabkan oleh kotoran yang menempel pada kulit telur. Cara mengatasi dengan pencucian telur sebenarnya hanya akan mempercepat kerusakan. Jadi pada umumnya telur yang kotor akan lebih awet daripada yang telah dicuci. Penurunan mutu telur sangat dipengaruhi oleh suhu penyimpanan dan kelembaban ruang penyimpanan.

Prinsip pengawetan telur adalah untuk :
1) Mencegah masuknya bakteri pembusuk ke dalam telur;
2) Mencegah keluarnya air dari dalam telur.
Beberapa proses pengawetan telur utuh yang diawetkan bersama kulitnya
antara lain :
1) proses pendinginan;
2) proses pembungkusan kering;
3) proses pelapisan dengan minyak;
4) proses pencelupan dalam berbagai cairan.
Untuk menjaga kesegaran dan mutu isi telur, diperlukan teknik penanganan yang tepat, agar nilai gizi telur tetap baik serta tidak berubah rasa, bau, warna, dan isinya.
Telur asin adalah telur utuh yang diawetkan dengan adonan yang dibubuhi
garam. Ada 3 cara pembuatan telur asin yaitu :
1) Telur asin dengan adonan garam berbentuk padat atau kering;
2) Telur asin dengan adonan garam ditambah ekstrak daun teh;
3) Telur asin dengan adonan garam, dan kemudian direndam dalam ekstrak
atau cairan teh. 

Catatan:
1) Asin tidaknya telur asin dan keawetannya, sangat tergantung pada kadar garam yang diberikan. Semakin tinggi kadar garam, akan semakin awet telur yang diasinkan, tetapi rasanya akan semakin asin.
2) Telur asin matang tahan selama 2~3 minggu, sedangkan pembubuhan larutan teh dalam adonan pengasin dapat meningkatkan ketahanan telur asin sampai 6 minggu.
3) Penggunaan ekstrak daun teh bertujuan agar zat tanin yang terkandung dalam daun teh dapat menutupi pori-pori kulit telur sertamemberikan warna coklat muda yang menarik dan bau telur asin yang dihasilkan lebih disukai.

TELUR ASIN "BEBEK MAS"


Situs ini memberikan informasi seputar telur asin Bebek Mas, sebagai sajian tradisional yang dipersiapkan secara khusus, hanya bagi mereka yang memahami pentingnya sebuah cita rasa, alami dan higienis.

Mengapa Telur Asin?
Telur Asin sebagai salah satu menu tradisional yang mampu menyuguhkan kelezatan khas. Juga memberi manfaat lebih atas kandungan protein yang dimiliki. Telur asin merupakan salah satu jenis pengawetan untuk telur. Hal ini dimaksudkan agar telur dapat bertahan lebih lama.

Apalagi Telur Asin Bebek Mas, memiliki kepastian rasa, baik tingkat keasinan yang sedang maupun kemasiran. Dengan demikian, penggemar telur asin dapat memperoleh sesuai selera yang diingini.

Atas keberadaannya, maka adalah wajar bila kemudian para penggemar telur asin memposisikan Telur Asin  Bebek Mas sebagai alternatif produk bingkisan dengan kemasan yang menarik sebagaimana dewasa ini.

 

Manfaat telur asin 3

Dalam proses pembuatannya telur asin memiliki unsur seni, dalam hal nilai gizi telur asin adalah gudangnya..
Orang dewasa dan anak-anak banyak yang menggemari makanan khas Indonesia ini. Mereka mengonsumsi telur asin baik sebagai lauk makanan maupun pelengkap masakan utama. Rasanya yang khas membuatnya diminati banyak orang. Dan memang selain rasanya yang lezat, telur asin mengandung zat-zat gizi yang mudah dicerna dan dimanfaatkan oleh tubuh.
Telur yang sering dikonsumsi masyarakat adalah telur ayam dan telur itik. Namun karena baunya yang amis, telur itik jarang digunakan dibandingkan telur ayam. Jarang sekali orang suka makan telur itik goreng karena pertimbangan bau amis.
Sebagai usaha menghilangkan bau amis tersebut telur itik diolah menjadi telur asin. Hal ini memungkinkan karena telur itik memiliki pori-pori kulit telur yang lebih besar, tidak seperti telur ayam. Pori-pori ini menguntungkan saat proses pengasinan karena garam dapat berpenetrasi ke dalam telur itik. Pengasinan telur juga bertujuan untuk mengawetkan dan menciptakan rasa yang khas.
Awet dan membunuh bakteri
———————————-
Menurut Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS, ada dua cara untuk mengasinkan telur itik. Pertama dengan merendamnya dalam larutan garam. Awalnya, kulit telur diamplas supaya pori-porinya lebih terbuka. Setelah itu direndam dalam larutan garam 3-7 hari tergantung keasinan yang dikehendaki. Namun, proses ini memiliki kelemahan, telur hanya berasa asin, tetapi kurang baik keawetannya.
Cara kedua lebih baik, yaitu dengan menggunakan media garam. Cara ini akan menghasilkan cita rasa yang lebih lezat dan warna lebih bagus. “Media garam ini adalah campuran garam, abu gosok, serbuk bata merah dan kadang dicampur sedikit kapur, lalu diberi air. Selanjutnya adonan ini dicampur, dan digunakan untuk membungkus telur dan disimpan di dalam guci, didiamkan seminggu,” papar Prof. Made.
Garam memang memiliki fungsi untuk menciptakan rasa asin sekaligus sebagai bahan pengawet, karena menyerap air dalam telur. “Prinsip pengawetan adalah makin tinggi kadar air, makin tidak awet. Makin rendah air, makin awet. Itulah sebabnya ikan asin akan lebih awet dibanding ikan segar karena sudah digarami,” jelas Prof. Made dari Institut Pertanian Bogor ini.
Begitu juga dengan telur itik yang diasinkan, ada proses keluar masuk air dan garam pada telur. Garam akan masuk dalam pori-pori kulit telur menuju ke putih telur, lalu ke kuning telur. Selanjutnya, garam akan menarik air yang dikandung telur. Ditambah lagi, ion chlor yang ada di dalam garam akan berperan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri dalam telur. Hasilnya, telur akan awet dan bakteri di dalamnya mati.
“Sebenarnya, telur pada dasarnya steril, yang tidak steril adalah kulit telurnya. Begitu keluar dari kloaka unggas, telur masih steril. Namun kontak dengan kotoran akan membuat kulit telur terkontaminasi bakteri,” jelas pria kelahiran Singaraja Bali, 42 tahun yang lalu ini. Itulah sebabnya, sangat dianjurkan sebelum menyimpan telur di lemari pendingin, kulit telur dibersihkan lebih dulu.
Tetap penuh gizi
———————
Telur memiliki beberapa keunggulan, seperti mengandung semua zat gizi yang diperlukan tubuh, rasanya enak, mudah dicerna, menimbulkan rasa segar dan kuat dalam tubuh, dan dapat diolah menjadi berbagai makanan. Proses pengolahan, pada dasarnya memiliki efek menguntungkan dan efek merugikan. Sehingga pengolahan ini dilakukan dengan tidak terlalu merugikan dari segi gizi, tapi juga memberi cita rasa yang baik.
Menurut Prof. Made yang meraih gelar Doktor dari Tokyo University of Agriculture Japan – Jepang ini, di dalam telur asin biasanya kandungan kalsiumnya bertambah. Karena dalam proses pembuatannya, telur asin ini menggunakan media abu dan kapur. “Abu dan kapur merupakan sumber kalsium. Ketika garam masuk ke dalam telur, kalsium pun ikut masuk menembus putih telur dan kuning telur secara perlahan,” ujarnya.
Di dalam telur itik, protein banyak terkandung dalam kuning telur sebanyak 17 persen, dan pada putih telur 11 persen. Protein telur ini mengandung asam amino esensial yang diperlukan tubuh untuk hidup sehat. Jumlah dan komposisi asam amino pada telur sangat lengkap dan berimbang, sehingga dapat digunakan untuk pertumbuhan juga pergantian sel yang rusak.
Begitu juga dengan kandungan lemak, hampir semua lemak dalam sebutir telur itik terdapat dalam kuning telurnya. Lemak pada telur ini terdiri dari trigliserida, fosfolipida, dan kolesterol. Fungsinya tentu sebagai sumber energi. “Apalagi, lemak dalam telur tergabung dengan air sehingga lebih mudah dicerna baik oleh bayi, anak-anak, dan lanjut usia,” ujar Prof. Made.
Selain itu, telur terutama bagian kuningnya mengandung hampir semua vitamin, kecuali vitamin C. Telur juga mengandung sumber mineral serta vitamin D alami kedua terbesar setelah minyak hati ikan hiu. Mineral penting juga terkandung dalam telur di antaranya adalah besi, fosfor, kalsium, tembaga, iodium, magnesium, mangan, kalium, natrium, seng, klorida, dan sulfur.
Namun, ada beberapa vitamin memang turun setelah diasinkan. “Contohnya vitamin A yang terdapat dalam kuning telur,” ujar Prof. Made. Kandungan vitamin ini turun karena rusak akibat terpengaruh proses penggaraman. Vitamin memiliki sifat tertentu, seperti tidak boleh terkena panas, tidak boleh kena udara, tidak boleh berada dalam suasana yang terlalu asam, terlalu basa, dan sebagainya.
“Nah, dalam proses pengasinan ini, garam membuat suasana yang tidak cocok dengan vitamin A, sehingga kandungannya turun,” jelas Prof. Made. Vitamin memiliki sifat yang sensitif terhadap garam jika garamnya terlalu tinggi. Namun, di samping semua itu, dibanding telur itik segarnya, hampir tidak ada perubahan nilai gizi yang berarti akibat proses pengasinan.
Jangan kolesterol fobia
—————————-
Kandungan kolesterol dalam telur seringkali ditakuti oleh banyak orang. “Katanya, telur itik itu kolesterolnya menakutkan,” ujar staf pengajar dan kepala laboratorium biokimia pangan dan gizi IPB ini. Padahal pada dasarnya, kadar kolesterol telur itik dan telur ayam sama saja. Kandungan kolesterol dalam telur sekitar 200 mg per butir, sedangkan kebutuhan kolesterol manusia berkisar 1000-1500 mg per hari.
Mitos yang berkembang dan ditakuti oleh banyak orang, telur sering dikaitkan dengan kolesterol dan penyakit jantung. Padahal kolesterol lebih terpengaruh oleh pola makan sehari-hari, bukan jenis makanan tertentu. “Dengan perbandingan kandungan kolesterol telur dan kebutuhan kolesterol tubuh kita per hari, jika kondisi kolesterol kita normal, makan telur asin pun tidak masalah,” jelasnya.
Ditambahkan Prof. Made, jangan sampai orang fobia terhadap kolesterol sehingga fobia juga terhadap telur. Kolesterol diperlukan dalam metabolisme tubuh. Kegunaannya pun banyak, seperti membentuk garam empedu untuk pencernaan lemak yang berasal dari makanan, sebagai komponen dalam otak, serat saraf, hati, ginjal, dan kelenjar adrenalin.
Kolesterol juga dibutuhkan untuk pembentukan hormon steroid yaitu progesteron, estrogen, testosteron, dan kortison. Hormon ini berfungsi untuk mengatur fungsi dan aktivitas biologis tubuh. Jika kolesterol kurang, dapat mengganggu kesuburan dan menyebabkan kemandulan pada pria maupun wanita.
“Jangan melarang anak-anak makan telur karena mereka butuh kolesterol untuk kecerdasan,” tegas Prof. Made. Selain itu, menurut Prof. Made, tidak ada publikasi ilmiah yang menyebutkan bahwa telur menyebabkan penyakit jantung. Penyakit jantung koroner lebih disebabkan oleh gangguan metabolisme lemak dalam tubuh.
Yang perlu diwaspadai adalah kadar garam yang cukup tinggi dalam telur asin. Sehingga konsumsi garam yang berlebihan terus menerus, dapat berdampak buruk bagi tekanan darah dan menimbulkan hipertensi. “Yang harus waspada adalah orang-orang yang sudah memiliki indikasi kolesterol tinggi, juga memiliki gejala hipertensi,” jelas Prof. Made.
Namun, bagi yang tidak berkolesterol tinggi, mengonsumsi telur banyak manfaatnya karena kandungan gizinya yang lengkap. “Buktinya, telur diberi suhu 37 derajat Celcius, akan menetas. Ini bukti bahwa di dalam telur terkandung nutrisi yang lengkap sehingga memungkinkan telur menetas,” tambahnya.
Unsur seni
Alasan disebutnya telur asin sebagai seni, menurut Prof. Made, karena dibanding dengan faktor kesehatan, telur asin lebih dibuat untuk keragaman makanan. Sehingga tujuannya adalah seni, dan ternyata seni ini penuh akan gizi.
Telur asin yang enak dan bagus adalah jika dibelah ada bagian minyak di dekat kulitnya. Kuning telur berwarna bagus, kuning terang agak kemerahan. Putih telurnya pun berwarna putih kekuningan. “Sering putih telur berwarna putih kebiruan. Itu tandanya komposisi adonannya tidak tepat,” ujarnya.
Telur asin yang bagus jika kuning telurnya di tengah, bukan di pinggir. Sebenarnya, ini pengaruh dari umur telur. Kalau telur yang baru dipakai, cenderung kuning telurnya di tengah. Jika telur lama, pori-pori akan membuat air masuk sehingga udara pun banyak yang masuk, kantung udara pun membesar, sehingga posisi kuning telur bergeser ke pinggir.
Indikasi lainnya, telur asin yang bagus di pinggir kuning telurnya terdapat warna kebiruan. Minyaknya ada di bagian luar telur, sehingga ketika telur dilepaskan dari kulitnya, tidak lengket. Selain tujuan seni, telur asin juga dibuat untuk tujuan pengawetan.

Manfaat Telur Bebek untuk Kesehatan

Manfaat Telur Bebek untuk Kesehatan

Ada Apa di Balik Telur?

* gizi
* nutrisi
* teluR
Siapa yang tidak kenal dengan telur? Si BUNDAR ini begitu dekat dengan kita, tetapi kadang kita bahkan tidak tahu apa saja kandungan gizi di dalamnya. Mari mengenal telur lebih dekat.

Telur adalah kapsul alami yang kaya gizi. Sebagian masyarakat kita telah menyadari kehebatan telur dengan segala khasiatnya. Bahkan telur terkadang dianggap memiliki kekuatan magic, apalagi telur yang berasal dari bebek. Ini sekedar menunjukkan bahwa telur telah memiliki posisi tersendiri di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Kandungan gizi

Telur mempunyai kandungan protein tinggi . Bahkan di dalam peristilahan gizi ada satuan yang disebut Protein Senilai Telur (PST). Dalam hal ini protein di dalam telur dijadikan standar dan diberi nilai maksimal yaitu 100, bahan pangan lainnya kemudian disetarakan dan umumnya mempunyai nilai di bawah 100.


Sumber gizi telur sebenarnya lebih banyak pada kuning telurnya dibandingkan bagian yang berwarna putih. Sebaliknya, zat besi dan vitamin A justru hampir seluruhnya terkonsentrasi pada kuning telur.

Banyak telur = kolesterol tinggi?

Anak dalam masa pertumbuhan sebaiknya mengonsumsi satu butir telur sehari sebagai jaminan asupan gizi yang optimal untuk menopang pertumbuhan fisik dan kecerdasannya. Sebagian orang tua bahkan sering memberikan telur setengah matang kepada anak-anaknya. Apakah Anda juga demikian? Telur matang sebenarnya justru lebih mudah dicerna tubuh. Mengapa? Karena proteinnya telah terdenaturasi dan ikatannya menjadi longgar. Hal ini memudahkan enzim pencernaan untuk memecahnya menjadi bagian-bagian kecil untuk kemudian diserap tubuh.

Pada sebagian orang telur terkadang ditakuti karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Mungkin hal ini benar untuk orang-orang dewasa di atas usia 40 tahun yang sudah terdeteksi rawan kolesterol tinggi. Namun bagi anak-anak (terutama balita), kolesterol ini justru sangat dibutuhkan sebagai salah satu bahan dasar untuk menopang kecerdasan. Tahukah Anda bahwa otak memiliki komponen lemak dan kolesterol yang tinggi?

Kebutuhan kolesterol rata-rata per hari adalah 300 mg. Pada Tabel 2 Anda dapat membandingkan kandungan kolesterol telur dan zat lain. Oleh karena itu, satu butir telur sehari sudah memenuhi 80% kebutuhan kolesterol tubuh. Belum lagi jika si kecil juga makan lauk daging, ikan, seta minum susu.

Telur biasa atau telur Omega-3?

Saat ini di pasaran sering dijumpai telur dengan kandungan omega-3. Omega-3 merupakan asam lemak tak jenuh esensial yang bersama omega-6, berperan dalam meningkatkan kecerdasan anak.

Sumber omega-3 dan omega-6 bagi seorang anak adalah air susu ibu (ASI). Dengan rekayasa teknologi pakan, maka ayam petelur bisa diperintah agar menghasilkan telur kaya omega-3. Ini merupakan terobosan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat konsumen. Anak kerap kurang menyukai ikan laut yang merupakan pangan tinggi omega-3. Bagi anak yang tidak doyan ikan, tapi mau makan telur, maka telur omega-3 dapat menjadi pilihan. Namun telur biasa pun mengandung omega-3 dan omega-6.

Dengan mengkonsumsi telur maka anak-anak kita akan mempunyai pertumbuhan fisik yang baik karena memperoleh protein berkualitas tinggi. Harga yang murah dan ketersediaan yang ada di mana-mana membuat telur menjadi makanan yang disukai oleh siapa saja. Hanya saja konsumsi telur perlu disikapi secara berhati-hati oleh mereka yang pernah menderita kolesterol tinggi.

Telur ayam, bebek, atau puyuh?

Kandungan protein telur ayam, telur bebek dan telur puyuh relatif hampir sama, namun telur bebek mengandung lemak lebih tinggi.

Anak-anak kadang lebih menyukai telur puyuh karena bentuknya yang kecil dan kulitnya yang bertotol-totol menarik. Enam butir telur puyuh sebenarnya setara dengan satu butir telur ayam. Umumnya rata-rata berat telur ayam per butir adalah 60 gr, telur puyuh 10 gr, dan telur bebek 80 gr. Jadi Anda tinggal pilih sendiri!

Anda Penyuka Telur????

Tapi ada yang bisa jawab gak, duluan telur apa bebek ya ??????

Manfaat Telur Asin 2

- Telur asin, telur itik olahan berkalsium tinggi. Juga mengandung hampir semua unsur gizi dan mineral, maka telur asin baik dikonsumsi oleh bayi hingga lansia.
 -Telah banyak kajian mengenai kandungan gizi pada sebutir telur. Orang juga sudah banyak tahu betapa besar kandungan proteinnya. Namun, kajian mengenai nilai gizi telur asin belum begitu populer. Padahal selain mengandung hampir semua unsur gizi dan mineral lengkap, kandungan kalsium meningkat 2,5 kali setelah pengasinan.
 -Telur merupakan hasil ternak yang mempunyai andil besar dalam mengatasi masalah gizi masyarakat, karena telur sarat akan zat gizi yang diperlukan untuk kehidupan yang sehat. zat-zat gizi yang ada pada telur sangat mudah dicerna dan dimanfaatkan oleh tubuh. Itulah sebabnya, maka telur sangat dianjurkan untuk dikonsumsi anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh-kembang, ibu hamil dan menyusui, orang yang sedang sakit atau dalam proses penyembuhan, serta usia lanjut.

Manfaat Telur Asin

Manfaat Telur Asin

telur sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh-kembang, ibu hamil dan menyusui, orang yang sedang sakit atau dalam proses penyembuhan, serta para lansia (lanjut usia). Dengan kata lain, telur cocok untuk semua kelompok umur dari segala lapisan masyarakat.

Telur yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia umumnya berasal dari unggas yang diternakkan. Jenis yang paling banyak dikonsumsi adalah telur ayam, itik (bebek), dan puyuh. Telur penyu, kalkun, angsa, merpati, dan telur unggas peliharaan lainnya belum maksimal dimanfaatkan karena produksinya sedikit.

Bobot dan ukuran telur itik rata-rata lebih besar dibandingkan dengan telur ayam. Warna kulit telurnya agak biru muda terutama pada itik Jawa seperti yang terdapat di Karawang, Tegal, Magelang, dan Mojosari. Warna kulit itik Bali, Albino putih, dan itik Manila (entog) putih agak kemerah-merahan.

Karena bau amisnya yang tajam, penggunaan telur itik dalam berbagai makanan tidak seluas telur ayam. Selain baunya yang lebih amis, telur itik juga mempunyai pori-pori kulit yang lebih besar, sehingga sangat baik untuk diolah menjadi telur asin.
 
Kebutuhan DHA untuk anak haruslah diperhatikan, hal tersebut karena DHA mampu untuk menambah perkembangan kecerdasan bayi. DHA juga dapat berfungsi sebagai nutrisi penting untuk sistem penglihatan, penelitian ini dilakukan oleh Michael J Fitzgerald MD. Dia juga menambahkan bahwa bayi yang mengkonsumsi DHA serta ARA diketahui memiliki respon yang positif terhadap pemecahan masalah yang rumit.

Sudahkah ibu mencukupi kebutuhan bayi akan DHA? Pasalnya, hasil penelitian menunjukkan pemberian DHA yang tepat dapat menambah perkembangan kecerdasan bayi. DHA bahkan penting dikonsumsi saat hamil.

DDocosahexaenoic acid atau dikenal dengan sebutan DHA adalah asam lemak esensial Omega-3. Peran DHA sangat penting bagi pertumbuhan bayi dan anak. DHA dalam nutrisi balita misalnya, dilaporkan dapat menambah perkembangan kecerdasan pada anak. DHA pun diakui sebagai nutrisi yang penting untuk sistem penglihatan dan syaraf dari berbagai penelitian.

Beberapa ahli menyetujui bahwa DHA terutama bila dikombinasikan dengan AA (Asam Arakhidonat), dapat meningkatkan perkembangan visual dan kognitif secara cukup berarti.

Hal ini merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh Michael J Fitzgerald MD dari DuPage Neonatalogy Associates, AS. Michael menjelaskan, hasil penelitian klinis terbaru dilakukannya dengan menggunakan tes MEPS 2 (Means- End Problem Solving 2-Step).

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa bayi yang diberikan susu dengan level DHA dan ARA (Arachinoid Acid) yang tepat, yakni sebanyak 17mg/100kcal; ARA 34mg/100kcal, mempunyai tingkat pemecahan masalah yang lebih baik dalam usia 9 bulan.

“Hal ini meliputi persamaan tingkat keahlian dalam berpikir, memori, juga kemampuan fokus terhadap suatu hal,” ujar Michael saat acara konferensi Media Mead Johnson di Jakarta beberapa waktu lalu.

Michael menambahkan, dalam penelitian yang lain, bayi yang mengonsumsi DHA dan ARA dengan asupan yang tepat, juga menunjukkan respons yang positif dalam penyelesaian masalah yang rumit berhubungan dengan tingkat IQ serta kemampuan berbicara dalam usia selanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dr Rinawati Rohsiswatmo SpA (K). Konsultan perinatologi dan anggota dari IDAI Cabang DKI Jakarta ini mengatakan, seorang anak memerlukan berbagai nutrisi untuk perkembangan otak yang optimal.

Selain pemberian nutrisi yang tepat, hal lain yang perlu diperhatikan oleh tenaga medis maupun orang tua adalah penanganan yang baik dan benar haruslah dimulai sejak sang bayi dilahirkan karena ini berpengaruh besar pada tahap tumbuh kembang anak selanjutnya.

”Pemberian nutrisi yang tepat dan penanganan yang baik akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak selanjutnya. Program penanganan yang baik dan teliti kepada bayi dikenal dengan nama NIDCAP (Newborn Individualized Developmental Care and Assessment Program),” kata staf pengajar Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI RSCM Jakarta ini.

Mengingat besarnya manfaat DHA untuk kecerdasan anak, tak heran berbagai produk pangan untuk anak, mulai dari susu, bubur, biskuit, hingga suplemen yang mengandung DHA laris diburu orang tua. Namun, apakah DHA memiliki efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan?

Menanggapi hal ini, Michael yang memperoleh gelar doctor of Medicine dari University of Health Sciences,Chicago, Illionis ini mengatakan, semakin banyak kandungan DHA yang dikonsumsi anak, semakin baik. Dalam arti, tidak ada efek samping apabila kelebihan DHA. Meskipun begitu, Michael menyamakan pemakaiannya dengan minum air putih.

“Banyak minum air itu baik. Namun, bila minum air sebanyak mungkin saat itu juga dapat membuat tubuh sakit sehingga disesuaikan dengan penerimaan tubuh masing-masing orang,” kata Michael.

Jumlah DHA yang dibutuhkan bisa didapatkan dari ASI, daging ayam, susu, telur, dan ikan.

“Misalnya, pada dua potong ayam mengandung 39 mg DHA, sementara pada steak ikan tuna dan salmon mengandung 600 mg DHA yang dapat mencukupi kebutuhan DHA untuk tubuh selama 3 hari,” kata Michael lagi.

Apabila jumlah DHA yang dikonsumsi tubuh minim, maka kita dapat menggunakan alternatif suplemen omega 3 yang mengandung 200 mg DHA.

Michael menyarankan agar konsumen melihat tabel yang tertera pada obat, yakni mengandung 200 mg DHA bukan hanya sekadar mengandung DHA. Penelitian lain yang dilakukan tim peneliti dari Universitas Wayne State, Detroit, AS, juga menyimpulkan bahwa lemak omega- 3 (yang di dalamnya terkandung DHA) sangat berperan dalam perkembangan otak bayi agar lebih cerdas.

Zat inilah yang memiliki peran besar dalam perkembangan otak bayi dalam kandungan. Untuk itu, para peneliti dari Universitas Wayne State merekomendasikan para ibu hamil agar mengonsumsi makanan yang mengandung lemak omega-3 karena mengandung DHA. Konsumsi DHA rata-rata per hari sekitar 300 miligram.

Lemak omega-3 banyak ditemukan pada beberapa jenis ikan, seperti ikan salem, sarden, dan tuna. Selain itu, sumber DHA bisa didapatkan dari suplemen minyak ikan dan rumput laut yang mengandung vitamin untuk masa kehamilan.

Telur Asin Majalengka Belum Dikenal

MAJALENGKA, (PRLM).- Selama ini telur asin dikenal berasal dari Brebes atau Indramayu, karena di kedua wilayah tersebut terdapat banyak outlet yang menyediakan telur asin. Telur asin buatan Majalengka meski rasanya lebih baik dan enak belum banyak dikenal masyarakat luar bahkan di Majalengkanya sendiri.
Di Kabupaten Majalengka ini ada lebih dari 300 produsen telur asin yang rasa dan proses pembuatannya berbeda. Salah satunya adalah telur asin garang produksi Yoyoh (31) warga Desa Rajagaluh Kidul, Kecamatan Rajagaluh, tepatnya tidak jauhd ari Pasar Rajagaluh.
Telur asin garang yang diproduksi Yoyoh ini mungkin satu-satunya di Majalengka. Rasa telur asin ini sedikit kenyal, tidak berair, warnanya agak kusam berbeda dengan teluir asin rebus. Namun telur ini rasanya lebih khas dan mudah mengelupas ketika dibuka. Tanpa harus menggunakan sendok atau alat lain untuk membukanya.
Yoyoh memproduksi tiga rasa telur asin, pertama telur asin garang biasa, telur asin rasa sup dan telur asin rasa pedas. Yang membedakan rasa telur asin tersebut adalah ketika proses pembuatannya. Telur asin ras sup ketika proses pembuatan abu dan air rendaman telur selain dibubuhi garam juga dibubuhi merica dan bawang putih, sedangkan rasa pedas air rendaman dibubuhi cabe sehingga ketika matang dan dimakan rasanya sedikit pedas.
Untuk memperkuat rasa, rendaman telur asin menurut Yoyoh mencapai 10 hingga 12 hari sedangkan menggarangnya mencapai 3 jaman. Bila tidak maka rasanya akan sama dengan telur asin biasa.
Dan itu pula yang membuat harga telur asin buaya Yoyoh lebih mahal dari harga telur asin di pasaran pada umumnya yang harganya hanya Rp 2.000,- hingga Rp 2.500,-/butir. Sementara telur asin garang produksi Yoyoh harganya Rp 3 ribu/butir.
“Telur ini memang lebih mahal dari telur asin lain, karena prosesnya perendamannya lama, bumbunya beda serta waktu memasakpun beda kalau dikukus kan cukup waktu setengah jam sementara dengan di garang waktunya bisa mencapai 3 jam. Jadi penggunaan bahan bakar gas juga lebih banyak,” ungkap Yoyoh.
Pemasaran telur asin garang ini masih terbatas di beberapa warung nasi, karena produksinyapun baru sebanyak 1.500 butir/minggu. Ini menurut Yoyoh karena terkendala modal dan bahan baku akibat mudim kemarau.
“Pemasarannya di Kota Majalengka baru tiga rumah makan itu diantaranya di kantin yang berada di Lingkungan Perkantoran Setda dan rumah makan lengko di Jl Kartini, lainnya belum. Kita belum bisa memasarkan,” kata Yoyoh.
Untuk memproduksi lebih banyak menurutnya butuh modal yang cukup sementara modal yang dimilikinya masih terbatas, sehingga belum berani mengembangkan.
Kepala Bidang Perindustrian di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koprasi H.Asep Iwan Haryawan membenarkan adanya produsen telur asin garang. Menurutnya banyak produsen telur asin yang rasanya sama dan bahkan lebih baik di banding produk Brebes. Yang membedakan di Majalengka belum banyak dikenal sedangkan di Brebes dan Indramayu telah lebih dulu dikenal.
Produksi telur mendathnya sediri di Majalengka cukup banyak karena ada peternak bebek yang cukup besar, Duki yang kini menjabat sebagai Kuwu Desa Karikolot, Kecamatan. Setiap hari dia mampu memproduksi 1200 hingga 1300 telur. Selama ini pemasarannya selain di Majalengka juga diambil oleh pengusaha telur asin di Jawa Tengah.
Beberapa produsen telur asin di Majalengka sendiri menurutnya sudah berupaya di pasilitasi kesana hanya persoalannya pengambilan telur tersebut tidak kontinu, karena pada saat musim panen produsen telur asin mengambil telur gembalaan karena harganya murah sedangkan Duki sendiri butuh stabilitas harga dan pengambilan.
Sementara persoalan modal yang dikeluhkan produsen telur asin, pihak pemerintah berupaya mengintervensi lewat pemberian rekomendasi ke bank. Dan bank yang akan memberikan pinjaman lunak bagi para pengusaha. (C-28/A-26).***