Showing posts with label jual terlur asin berkualitas. Show all posts
Showing posts with label jual terlur asin berkualitas. Show all posts

Sunday, November 11, 2012

Manfaat Telur Bebek untuk Kesehatan

Manfaat Telur Bebek untuk Kesehatan

Ada Apa di Balik Telur?

* gizi
* nutrisi
* teluR
Siapa yang tidak kenal dengan telur? Si BUNDAR ini begitu dekat dengan kita, tetapi kadang kita bahkan tidak tahu apa saja kandungan gizi di dalamnya. Mari mengenal telur lebih dekat.

Telur adalah kapsul alami yang kaya gizi. Sebagian masyarakat kita telah menyadari kehebatan telur dengan segala khasiatnya. Bahkan telur terkadang dianggap memiliki kekuatan magic, apalagi telur yang berasal dari bebek. Ini sekedar menunjukkan bahwa telur telah memiliki posisi tersendiri di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Kandungan gizi

Telur mempunyai kandungan protein tinggi . Bahkan di dalam peristilahan gizi ada satuan yang disebut Protein Senilai Telur (PST). Dalam hal ini protein di dalam telur dijadikan standar dan diberi nilai maksimal yaitu 100, bahan pangan lainnya kemudian disetarakan dan umumnya mempunyai nilai di bawah 100.


Sumber gizi telur sebenarnya lebih banyak pada kuning telurnya dibandingkan bagian yang berwarna putih. Sebaliknya, zat besi dan vitamin A justru hampir seluruhnya terkonsentrasi pada kuning telur.

Banyak telur = kolesterol tinggi?

Anak dalam masa pertumbuhan sebaiknya mengonsumsi satu butir telur sehari sebagai jaminan asupan gizi yang optimal untuk menopang pertumbuhan fisik dan kecerdasannya. Sebagian orang tua bahkan sering memberikan telur setengah matang kepada anak-anaknya. Apakah Anda juga demikian? Telur matang sebenarnya justru lebih mudah dicerna tubuh. Mengapa? Karena proteinnya telah terdenaturasi dan ikatannya menjadi longgar. Hal ini memudahkan enzim pencernaan untuk memecahnya menjadi bagian-bagian kecil untuk kemudian diserap tubuh.

Pada sebagian orang telur terkadang ditakuti karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Mungkin hal ini benar untuk orang-orang dewasa di atas usia 40 tahun yang sudah terdeteksi rawan kolesterol tinggi. Namun bagi anak-anak (terutama balita), kolesterol ini justru sangat dibutuhkan sebagai salah satu bahan dasar untuk menopang kecerdasan. Tahukah Anda bahwa otak memiliki komponen lemak dan kolesterol yang tinggi?

Kebutuhan kolesterol rata-rata per hari adalah 300 mg. Pada Tabel 2 Anda dapat membandingkan kandungan kolesterol telur dan zat lain. Oleh karena itu, satu butir telur sehari sudah memenuhi 80% kebutuhan kolesterol tubuh. Belum lagi jika si kecil juga makan lauk daging, ikan, seta minum susu.

Telur biasa atau telur Omega-3?

Saat ini di pasaran sering dijumpai telur dengan kandungan omega-3. Omega-3 merupakan asam lemak tak jenuh esensial yang bersama omega-6, berperan dalam meningkatkan kecerdasan anak.

Sumber omega-3 dan omega-6 bagi seorang anak adalah air susu ibu (ASI). Dengan rekayasa teknologi pakan, maka ayam petelur bisa diperintah agar menghasilkan telur kaya omega-3. Ini merupakan terobosan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat konsumen. Anak kerap kurang menyukai ikan laut yang merupakan pangan tinggi omega-3. Bagi anak yang tidak doyan ikan, tapi mau makan telur, maka telur omega-3 dapat menjadi pilihan. Namun telur biasa pun mengandung omega-3 dan omega-6.

Dengan mengkonsumsi telur maka anak-anak kita akan mempunyai pertumbuhan fisik yang baik karena memperoleh protein berkualitas tinggi. Harga yang murah dan ketersediaan yang ada di mana-mana membuat telur menjadi makanan yang disukai oleh siapa saja. Hanya saja konsumsi telur perlu disikapi secara berhati-hati oleh mereka yang pernah menderita kolesterol tinggi.

Telur ayam, bebek, atau puyuh?

Kandungan protein telur ayam, telur bebek dan telur puyuh relatif hampir sama, namun telur bebek mengandung lemak lebih tinggi.

Anak-anak kadang lebih menyukai telur puyuh karena bentuknya yang kecil dan kulitnya yang bertotol-totol menarik. Enam butir telur puyuh sebenarnya setara dengan satu butir telur ayam. Umumnya rata-rata berat telur ayam per butir adalah 60 gr, telur puyuh 10 gr, dan telur bebek 80 gr. Jadi Anda tinggal pilih sendiri!

Anda Penyuka Telur????

Tapi ada yang bisa jawab gak, duluan telur apa bebek ya ??????

Manfaat Telur Asin

Manfaat Telur Asin

telur sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh-kembang, ibu hamil dan menyusui, orang yang sedang sakit atau dalam proses penyembuhan, serta para lansia (lanjut usia). Dengan kata lain, telur cocok untuk semua kelompok umur dari segala lapisan masyarakat.

Telur yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia umumnya berasal dari unggas yang diternakkan. Jenis yang paling banyak dikonsumsi adalah telur ayam, itik (bebek), dan puyuh. Telur penyu, kalkun, angsa, merpati, dan telur unggas peliharaan lainnya belum maksimal dimanfaatkan karena produksinya sedikit.

Bobot dan ukuran telur itik rata-rata lebih besar dibandingkan dengan telur ayam. Warna kulit telurnya agak biru muda terutama pada itik Jawa seperti yang terdapat di Karawang, Tegal, Magelang, dan Mojosari. Warna kulit itik Bali, Albino putih, dan itik Manila (entog) putih agak kemerah-merahan.

Karena bau amisnya yang tajam, penggunaan telur itik dalam berbagai makanan tidak seluas telur ayam. Selain baunya yang lebih amis, telur itik juga mempunyai pori-pori kulit yang lebih besar, sehingga sangat baik untuk diolah menjadi telur asin.
 
Kebutuhan DHA untuk anak haruslah diperhatikan, hal tersebut karena DHA mampu untuk menambah perkembangan kecerdasan bayi. DHA juga dapat berfungsi sebagai nutrisi penting untuk sistem penglihatan, penelitian ini dilakukan oleh Michael J Fitzgerald MD. Dia juga menambahkan bahwa bayi yang mengkonsumsi DHA serta ARA diketahui memiliki respon yang positif terhadap pemecahan masalah yang rumit.

Sudahkah ibu mencukupi kebutuhan bayi akan DHA? Pasalnya, hasil penelitian menunjukkan pemberian DHA yang tepat dapat menambah perkembangan kecerdasan bayi. DHA bahkan penting dikonsumsi saat hamil.

DDocosahexaenoic acid atau dikenal dengan sebutan DHA adalah asam lemak esensial Omega-3. Peran DHA sangat penting bagi pertumbuhan bayi dan anak. DHA dalam nutrisi balita misalnya, dilaporkan dapat menambah perkembangan kecerdasan pada anak. DHA pun diakui sebagai nutrisi yang penting untuk sistem penglihatan dan syaraf dari berbagai penelitian.

Beberapa ahli menyetujui bahwa DHA terutama bila dikombinasikan dengan AA (Asam Arakhidonat), dapat meningkatkan perkembangan visual dan kognitif secara cukup berarti.

Hal ini merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh Michael J Fitzgerald MD dari DuPage Neonatalogy Associates, AS. Michael menjelaskan, hasil penelitian klinis terbaru dilakukannya dengan menggunakan tes MEPS 2 (Means- End Problem Solving 2-Step).

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa bayi yang diberikan susu dengan level DHA dan ARA (Arachinoid Acid) yang tepat, yakni sebanyak 17mg/100kcal; ARA 34mg/100kcal, mempunyai tingkat pemecahan masalah yang lebih baik dalam usia 9 bulan.

“Hal ini meliputi persamaan tingkat keahlian dalam berpikir, memori, juga kemampuan fokus terhadap suatu hal,” ujar Michael saat acara konferensi Media Mead Johnson di Jakarta beberapa waktu lalu.

Michael menambahkan, dalam penelitian yang lain, bayi yang mengonsumsi DHA dan ARA dengan asupan yang tepat, juga menunjukkan respons yang positif dalam penyelesaian masalah yang rumit berhubungan dengan tingkat IQ serta kemampuan berbicara dalam usia selanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dr Rinawati Rohsiswatmo SpA (K). Konsultan perinatologi dan anggota dari IDAI Cabang DKI Jakarta ini mengatakan, seorang anak memerlukan berbagai nutrisi untuk perkembangan otak yang optimal.

Selain pemberian nutrisi yang tepat, hal lain yang perlu diperhatikan oleh tenaga medis maupun orang tua adalah penanganan yang baik dan benar haruslah dimulai sejak sang bayi dilahirkan karena ini berpengaruh besar pada tahap tumbuh kembang anak selanjutnya.

”Pemberian nutrisi yang tepat dan penanganan yang baik akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak selanjutnya. Program penanganan yang baik dan teliti kepada bayi dikenal dengan nama NIDCAP (Newborn Individualized Developmental Care and Assessment Program),” kata staf pengajar Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI RSCM Jakarta ini.

Mengingat besarnya manfaat DHA untuk kecerdasan anak, tak heran berbagai produk pangan untuk anak, mulai dari susu, bubur, biskuit, hingga suplemen yang mengandung DHA laris diburu orang tua. Namun, apakah DHA memiliki efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan?

Menanggapi hal ini, Michael yang memperoleh gelar doctor of Medicine dari University of Health Sciences,Chicago, Illionis ini mengatakan, semakin banyak kandungan DHA yang dikonsumsi anak, semakin baik. Dalam arti, tidak ada efek samping apabila kelebihan DHA. Meskipun begitu, Michael menyamakan pemakaiannya dengan minum air putih.

“Banyak minum air itu baik. Namun, bila minum air sebanyak mungkin saat itu juga dapat membuat tubuh sakit sehingga disesuaikan dengan penerimaan tubuh masing-masing orang,” kata Michael.

Jumlah DHA yang dibutuhkan bisa didapatkan dari ASI, daging ayam, susu, telur, dan ikan.

“Misalnya, pada dua potong ayam mengandung 39 mg DHA, sementara pada steak ikan tuna dan salmon mengandung 600 mg DHA yang dapat mencukupi kebutuhan DHA untuk tubuh selama 3 hari,” kata Michael lagi.

Apabila jumlah DHA yang dikonsumsi tubuh minim, maka kita dapat menggunakan alternatif suplemen omega 3 yang mengandung 200 mg DHA.

Michael menyarankan agar konsumen melihat tabel yang tertera pada obat, yakni mengandung 200 mg DHA bukan hanya sekadar mengandung DHA. Penelitian lain yang dilakukan tim peneliti dari Universitas Wayne State, Detroit, AS, juga menyimpulkan bahwa lemak omega- 3 (yang di dalamnya terkandung DHA) sangat berperan dalam perkembangan otak bayi agar lebih cerdas.

Zat inilah yang memiliki peran besar dalam perkembangan otak bayi dalam kandungan. Untuk itu, para peneliti dari Universitas Wayne State merekomendasikan para ibu hamil agar mengonsumsi makanan yang mengandung lemak omega-3 karena mengandung DHA. Konsumsi DHA rata-rata per hari sekitar 300 miligram.

Lemak omega-3 banyak ditemukan pada beberapa jenis ikan, seperti ikan salem, sarden, dan tuna. Selain itu, sumber DHA bisa didapatkan dari suplemen minyak ikan dan rumput laut yang mengandung vitamin untuk masa kehamilan.

Telur Asin Majalengka Belum Dikenal

MAJALENGKA, (PRLM).- Selama ini telur asin dikenal berasal dari Brebes atau Indramayu, karena di kedua wilayah tersebut terdapat banyak outlet yang menyediakan telur asin. Telur asin buatan Majalengka meski rasanya lebih baik dan enak belum banyak dikenal masyarakat luar bahkan di Majalengkanya sendiri.
Di Kabupaten Majalengka ini ada lebih dari 300 produsen telur asin yang rasa dan proses pembuatannya berbeda. Salah satunya adalah telur asin garang produksi Yoyoh (31) warga Desa Rajagaluh Kidul, Kecamatan Rajagaluh, tepatnya tidak jauhd ari Pasar Rajagaluh.
Telur asin garang yang diproduksi Yoyoh ini mungkin satu-satunya di Majalengka. Rasa telur asin ini sedikit kenyal, tidak berair, warnanya agak kusam berbeda dengan teluir asin rebus. Namun telur ini rasanya lebih khas dan mudah mengelupas ketika dibuka. Tanpa harus menggunakan sendok atau alat lain untuk membukanya.
Yoyoh memproduksi tiga rasa telur asin, pertama telur asin garang biasa, telur asin rasa sup dan telur asin rasa pedas. Yang membedakan rasa telur asin tersebut adalah ketika proses pembuatannya. Telur asin ras sup ketika proses pembuatan abu dan air rendaman telur selain dibubuhi garam juga dibubuhi merica dan bawang putih, sedangkan rasa pedas air rendaman dibubuhi cabe sehingga ketika matang dan dimakan rasanya sedikit pedas.
Untuk memperkuat rasa, rendaman telur asin menurut Yoyoh mencapai 10 hingga 12 hari sedangkan menggarangnya mencapai 3 jaman. Bila tidak maka rasanya akan sama dengan telur asin biasa.
Dan itu pula yang membuat harga telur asin buaya Yoyoh lebih mahal dari harga telur asin di pasaran pada umumnya yang harganya hanya Rp 2.000,- hingga Rp 2.500,-/butir. Sementara telur asin garang produksi Yoyoh harganya Rp 3 ribu/butir.
“Telur ini memang lebih mahal dari telur asin lain, karena prosesnya perendamannya lama, bumbunya beda serta waktu memasakpun beda kalau dikukus kan cukup waktu setengah jam sementara dengan di garang waktunya bisa mencapai 3 jam. Jadi penggunaan bahan bakar gas juga lebih banyak,” ungkap Yoyoh.
Pemasaran telur asin garang ini masih terbatas di beberapa warung nasi, karena produksinyapun baru sebanyak 1.500 butir/minggu. Ini menurut Yoyoh karena terkendala modal dan bahan baku akibat mudim kemarau.
“Pemasarannya di Kota Majalengka baru tiga rumah makan itu diantaranya di kantin yang berada di Lingkungan Perkantoran Setda dan rumah makan lengko di Jl Kartini, lainnya belum. Kita belum bisa memasarkan,” kata Yoyoh.
Untuk memproduksi lebih banyak menurutnya butuh modal yang cukup sementara modal yang dimilikinya masih terbatas, sehingga belum berani mengembangkan.
Kepala Bidang Perindustrian di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koprasi H.Asep Iwan Haryawan membenarkan adanya produsen telur asin garang. Menurutnya banyak produsen telur asin yang rasanya sama dan bahkan lebih baik di banding produk Brebes. Yang membedakan di Majalengka belum banyak dikenal sedangkan di Brebes dan Indramayu telah lebih dulu dikenal.
Produksi telur mendathnya sediri di Majalengka cukup banyak karena ada peternak bebek yang cukup besar, Duki yang kini menjabat sebagai Kuwu Desa Karikolot, Kecamatan. Setiap hari dia mampu memproduksi 1200 hingga 1300 telur. Selama ini pemasarannya selain di Majalengka juga diambil oleh pengusaha telur asin di Jawa Tengah.
Beberapa produsen telur asin di Majalengka sendiri menurutnya sudah berupaya di pasilitasi kesana hanya persoalannya pengambilan telur tersebut tidak kontinu, karena pada saat musim panen produsen telur asin mengambil telur gembalaan karena harganya murah sedangkan Duki sendiri butuh stabilitas harga dan pengambilan.
Sementara persoalan modal yang dikeluhkan produsen telur asin, pihak pemerintah berupaya mengintervensi lewat pemberian rekomendasi ke bank. Dan bank yang akan memberikan pinjaman lunak bagi para pengusaha. (C-28/A-26).***

Cara Membuat Telur Asin

Cara Membuat Telur Asin - Telur asin memang enak dimakan dengan nasi atau di gado. Telur asin banyak sekali disukai oleh masyarakat Indonesia. Telur asin adalah istilah umum untuk masakan berbahan dasar telur yang diawetkan dengan cara diasinkan. Kebanyakan telur yang diasinkan adalah telur itik, meski tidak menutup kemungkinan untuk telur-telur yang lain. Masa kadaluwarsa telur asin bisa mencapai satu bulan (30 hari). Telur asin dapat dipadukan dengan berbagai masakan misalnya nasi jamblang, dan nasi lengko. Atau dapat pula dimakan tanpa nasi. Masyarakat nelayan membawa telur asin untuk bekal di saat mereka menangkap ikan.

Nah, dalam artikel blog ini akan dijelaskan tentang bagimana cara membuat telur asin yang enak dan tanpa berbau anyir. Pada dasarnya proses pembuatan telur asin ini ada beberapa cara. Namun kebanyakan orang lebih memilih dengan cara direndam atau di balut dalam adonan garam dicampur dengan serbuk bata merah, tanah liat, atau abu gosok. Selain itu juga ada yang merendamnya dengan cairan teh bercampur dengan adonan garam.

Dalam hal ini kesemua cara tersebut bertujuan sama yaitu membuat telur itik menjadi telur yang berasa asin. Tetapi ada juga yang mencoba membuat telur asin dengan ditambahkan rasa jahe, rasa jeruk, bahkan rasa cabai kedalam larutan garamnya, sehingga rasa telur tersebut tidak hanya asin, melainkan berpadu dengan rasa lain yang telah ditambahkan kedalam adonan garam tersebut.

Cara Membuat Telur Asin


Well, Untuk lebih jelasnya kita ulas saja satu persatu tentang proses pembuatan telur asin ini.

A. Pemilihan Telur.

Untuk mengetahui secara pasti kondisi telur yang akan diasinkan, maka perlu dilakukan pemeriksaan sekaligus pemilihan (sortasi). Namun, harus dipastikan terlebih dahulu bahwa telur-telur yang akan diperiksa tersebut merupakan telur yang belum pernah dierami sama sekali, sehingga kemungkinan adanya janin didalamnya dapat dihindari. Disamping itu, harus dihindari juga penggunaan telur yang telah mengalami keretakan atau pecah kulit, karena selama dalam perendaman putih telurnya akan menerobos keluar dan membuat larutan perendamannya berbau busuk.

Pereiksaan dilakukan dengan memasuukan telur-telur tersebut kedalam suatu wadah atau bak plastik yang telah diisi dengan air, kemudian mengamati posisi telur telur etrsebut didalam air. Telur yang melayang. harus segera dipisahkan, sedangkan telur yang tengelam atau yang setengah melayang dibiarkan terendam beberapa saat sehingga kotorannya mudah dibersihkan. Telur-telur yang baik tersebut, kemudian dicuci dengan sabun dan dibilas dengan air hingga benar-benar bersih, serta ditiriskan.

Pemeriksaan telur bisa juga dilakukan seperti langkah-langkah berikut :
1. Kelompokkan telur berdasarkan tingkat kebersihannya. kemudian bersihkan mulai dari kelompok kotor kemudian kelompok yang sangat kotor.
2. Telur yang kurang kotor dapat dibersihkan dengan kain/busa halus yang kering atau ampelas nomor 0. Telur yang g kotor dan sangat kotor ditempatkan diwadah terpisah dan dibersihkan dengan cara merendamnya dalam air detergen hangat selama 2 menit untuk melepaskan kotoran yang sudah mengering.
3. Teropong telur yang sudah kering. Perhatikan keutuhan kerabang, keadaan isi telur dan rongga udaranya. Pilihlah telur yang kerabangnya utuh/tidak retak dan isi telur terlihat bersih serta memiliki rongga udara lebih kecil.

B. Membuat Adonan dan Larutan

Sebelum memulai proses pembuatan telur asin, kita buat adonan garam atau larutan garam terlebih dulu untuk bahan pemeraman atau perendaman telur. Kalau kita baru pertama kali membuat telur asin, maka kita harus lebih memperhatikan takaran media atau garam yang akan kita larutkan, agar rasa asin pada telur tidak kurang atau berlebihan. Karena proses pembuatan telur asin ini bisa dilakukan dengan beberapa macam cara. maka kita akan bahas satu persatu cara membuat adonan atau larutan ini.

1. Membuat Larutan Garam.

Proses pembutan larutan garam jebuh ini berfungsi sebagai larutan perendam telur. Proses ini harus didahulukan karena membutuhkan waktu lama untuk mendinginkannya kembali.

Adapun proses pembuatannya diawali dengan memanaskan air hingga suhu tertentu (tidak perlu sampai mendidih) yang sekiranya cukup dapat membantu proses pelarutan garam dan saltpeter. Kemudian masukkan garam dan saltpeter, dan aduk hingga larut seleuruhnya. Selanjutnya angkat larutan garam jenuh tersebut dari perapian, dan diamkan beberapa saat hingga menjadi dingin kembali.


2. Membuat Adonan Garam.

Karena media adonan yang akan dibuat ada 3 jenis, maka kita tentukan takarannya untuk masing-masing media.

a. Adonan 1 dengan media tanah liat.
Takarannya untuk telur ayam atau itik 30 butir, tanah liat 20 genggam, sekam padi 0,5 kg, gara 1 kg, air bersih secukupnya.

b. Adonan 2 dengan media abu gosok atau abu dapur.
Untuk telur ayam atau itik sejunlah 30 butir, takarannya abu gosok 60 genggam, garam 1 kg, air bersih secukupnya.

c. Adonan 3 dengan media serbuk bata merah.
Dengan telur ayam atau itik yang berjumlah 30 butir, kita gunakan serbuk bata merah sebanyak 60 genggam, garam 1 kg, salpeter atau sendawa 50 gram, air bersih secukupnya dan sabun cuci secukupnya.

Cara membuatnya adalah sebagai berikut.
1/ Salah satu bahan adonan (tanah liat, abu, atau serbuk batu merah), dicampur dengan garam dan salpeter sesuai takaran yang telah ditentukan.
2/ Aduk adonan tersebut hingga tercampur merata.
3/. Kemudian tambahkan air sedikit demi seedikit sambil diaduk menjadi adonan yang kental agar dapat melekat pada kulit telur.

Untuk mendapatkan tingkat kekentalan yang tepat, adonan dapat dicoba untuk ditempelkan pada kulit telur. Apabila adonan tersebut dapat melekat dengan baik dan mudah, bararti tingkat kekentalannya telah tepat.

Dengan cara pemeraman ini, sebagian sebagian kecil (5%-10%) dari garam akan terserap kedalam telur. Oleh karena itu, bila adonan pembalut akan dipergunakan lagi, maka perlu ditambahkan garam pada adonan tersebut sebanyak 5%-10% dari total berat garam semua.

Dalam pembuatan setiap adonan, kadar air yang dibutuhkan disesuaikan dengan tingkat kekeringan media. Makin tinggi tingkat kekeringannya, maka makin banyak pula air yang diperlukan. Kebutuhan air dinyatakan cukup apabila adonan sudah dapat menempel pada kulit telur. Adonan yang mendapat air dalam jumlah yang kurang ataupun berlebihan, akan mengakibatkan adonan tidak dapat menempel pada kulit telur.

C. Proses Membuat Telur Asin.


Untuk membuat telur asin, kita harus tahu cara-caranya secara rinci. Setidaknya secara garis besar kita mengetahui urutan pembuatan telur asin ini.

Adapun beberapa cara membuat telur asin yang biasa digunakan oleh kebanyakan orang adalah sebagai berikut.

a. Perendaman Telur Asin dengan larutan garam.
Perendaman telur dilakukan selama 7-10 hari dalam larutan garam yang sudah didinginkan, agar menghasilkan telur asin yang rasa asinnya cukup enak untuk dinikmati. Sebelum telur-telur dimasukkan kedalam wadah perendaman, terlebih dahulu letakkan wadah tersebut ditempat yang aman dan rata, untuk menghindari retak atau pecahnya telur pada saat proses perendaman.

b. Pemeraman dengan adonan garam.
Caranya adalah dengan membungkus telur menggunakan adonan garam. Usahakan agar tiap sisi memiliki tingkat ketebalan yang sama, agar rasa asin yang meresap kedalam telur merata. Kemudian taruh dalam wadah dan peramkan selama 7-10 hari. Setelah pemeraman dianggap cukup maka adonan pembungkus harus segera dilepas dari telur tersebut, sehingga rasa asin pada telur tidak berlebihan. Meresapnya larutan garam kedalam telur memperngaruhi kualitas produk telur asin tersebut.

c. Perendaman Telur Asin dengan adonan garam.
Cara perendaman dengan adonan ini lebih mudah dibadningkan dengan cara pemeraman. Kita tinggal menyediakan wadah, lalu tuangkan sedikit adonan kedalam wadah tersebut sebagai lapisan bawah dan ratakan. Kemudian letakkan telur-telur yang sudah bersih diatas lapisan adonan, dengan memberikan jarak antara telur. Setelah itu timbunlah telur-telur tersebut dengan adonan yang masih tersisa sampai rata menutupi semua telur. Biarkan telur terendam adonan garam selama 7-10 hari. Dalam perendaman ini adonan yang dibuat haruslah lebih banyak daripada untuk pemeraman, karena telur harus tertutup rapat dengan adonan.

Pemanenan Telur Asin

Setelah dirasa [erendaman atau pemeraman cukup waktunya (+/- 7-10 hari ). segera bongkar adonan pembalut pada telur. Agar tidak merusak telur pada saat pengbongkaran adonan pembalut, sebaiknya tambahkan sedikit air hingga adonan yang kering menjadi sedikit basah dan gembur. Dengan demikian, adonan dapat dibongkar dengan lebih mudah dan aman. Setelah itu, pisahkan telur yang kulitnya retak atau memperlihatkan tanda-tanda kebusukan. Simpan telur yang baik ditempat yang dingin atau bisa langsung direbus. Jika telur hendak dipasarkan, biasanya sisa-sisa adonan yang menempel tidak di bersihkan semua untuk membedakan dengan telur tawar yang masih mentah.

Perebusan Telur Asin

Bila telur asin hendak dipasarkan dalam keadaan matang, maka perebusan dapat langsung dilakukan. Cuci dahulu telur asin yang hendak direbus hingga bersih. Untuk mncegah retak atau pecahnya telur dalam proses perebusan ini, sebaiknya dilakukan cara perebusan seperti berikut ini.
a. Masukkan telur dalam panci perebus yang telah diisi dengan air secukupnya.
b. Panaskan dengan api kecil, usahakan agar air perebus menjadi panas namun tidak mendidih (+/- 30 menit).
c. Selanjutnya, api dapat dibesarkan hingga air mendidih.

Hal ini dilakukan agar putih telur menjadi matang atau mengental terlebih dahulu sebelum mematangkan semua isi telurnya. Sehingga benturan-benturan yang terjadi selama perebusan, tidak akan menyebabkan retak atau pecahnya telur-telur asin tersebut.

Untuk telur asin matang dari hasil perendaman dengan larutan garam jenuh, biasanya memiliki putih telur yang berlubang-lubang (keropos)
Telur asin yang dihasilkan baik dari cara perendaman dengan larutan jenuh, melalui pemeraman, atau perendaman dengan adonan media garam, memiliki hasil yang berbeda-beda baik rasa maupun warnanya. Demikian juga dengan jenis telur dan juga tebal atau tipisnya kulit telur yang mempengaruhi daya serap telur terhadap laritan garam sehingga memberikan hasil yang berbeda pula.

TIPS Khusus Membuat Telur Asin.

Dalam telur asin terdapat kandungan gizi seperti protein, karbohidrat dan mineral beberapa kali lebih besar dibanding telur ituk tawar.

Ciri Telur Asin Rebus Yang Baik adalah :
Memiliki kuning telur berwarna kuning cerah dan berminyak. Dan posisi kuning telur berada ditengah-tengah, bukan dipinggir juga tidak banyak terdapat rongga. Simak baik-baik tips untuk proses membuat telur asin.

A. Telur asin Direndam dalam larutan teh.

Setelah jadi telur asin mentah biasanya langsung dicuci dan direbus hingga matang. Namun ada juga sebagian orang yang merendam telur pada larutan teh terlebih dahulu sebelum telur asin mentah tersebut direbus. Bahkan kalau mungkin perendaman dilakukan selama 4-8 hari.

Biasanya telur asin yang sudah matang dapat bertahan selama 2-3 minggu. Namun jika hal ini dilakukan keawetan telur asin dapat mencapai hingga 6 minggu.

Penggunakan ekstrak daun teh ini bertujuan agar zat tanin yang terkandung dalam daun teh dapat menutupi pori-pori telur serta memberikan warna coklat muda yang menarik. Juga aroma telur asin yang dihasilkan akan lebih disukai konsumen.

B Telur Asin dengan Berbagai Aroma.

Dalam khalayak umum sudah pernah ada yang bereksperimen membuat telur asin dengan membubuhi berbagai macam aroma dan rasa, seperti telur asin rasa jahe, cabe, juga jeruk.

Penelitian yang dilakukan adalah memberikan campuran ekstrak jahe, cabe, atau jeruk kedalam larutan garam jenuh untuk merendam telur itik.

Cara membuat ekstrak jahe tersebut adalah dengan mengupas bersih jahe, kemudian diblender dengan air secukupnya, lalu disaring dan jadikan ekstrak jahe. Hal yang sama dapat dilakukan untuk membuat ekstrak rasa lainnya.

Kemudian ekstrak inilah yang akan dicampurkan kedalam larutan garam jenuh yang sudah dingin, lalu diaduk rata. Kemudian rendam telur itik kedalam larutan tersebut selama 7-10 hari. Langkah selanjutnya sama seperti pada pembuatan telur asin biasa.

Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa penyampuran ekstrak rasa kedalam larutan garam jenuh untuk merendam telur hanya akan mempengaruhi rasa asin dari telur tersebut, namun tidak mempengaruhi warna baik putih maupun kuning telurnya.

Jadi bila kita menambahkan ekstrak jahe maka rasa asin telur akan bercampur dengan rasa jahe begitu pula untuk ekstrak rasa yang lain. Sehingga kita bisa membuat sendiri telur asin rasa jahe, telur asin rasa pedas, dan telur asin rasa jeruk.

Nah, itulah artikel tentang proses pembuatan telur asin atau cara membuat telur asin. Semoga bermanfaat buat anda yang membacanya.